Sumenep, 24 September 2025 – Hari pertama perombakan gedung MTs-MA Pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah resmi dimulai dan disambut antusias oleh seluruh elemen pesantren dan masyarakat. Sejak pagi buta, halaman pesantren sudah ramai dipadati santri, alumni, wali santri, serta warga sekitar yang datang untuk ambil bagian dalam sejarah baru pembangunan gedung MTs/MA Mashlahatul Hidayah.
Suasana hari pertama terasa haru sekaligus penuh semangat. Para santri terlihat sigap mengangkat peralatan, merapikan bangunan lama, hingga ikut serta dalam proses pembongkaran. Alumni pun tak mau ketinggalan, banyak yang terlibat langsung dalam pembangunan, sementara lainnya membantu dari sisi perencanaan dan pengumpulan donasi. Kehadiran para wali santri dan masyarakat sekitar juga menambah semarak, ada yang menyumbang material, ada juga yang menyiapkan konsumsi agar energi para pekerja tetap terjaga.

Perombakan ini tidak hanya menjadi pekerjaan teknis semata, melainkan simbol kebersamaan. Semua pihak bergerak tanpa membeda-bedakan peran; ada yang bekerja di lapangan, ada yang mendukung dari balik layar. Semangat gotong-royong inilah yang menjadikan proses perombakan gedung MTs/MA Mashlahatul Hidayah terasa begitu istimewa.
Pengasuh menyampaikan rasa harunya melihat kekompakan yang terjalin. “Ini adalah langkah pertama menuju gedung baru yang lebih layak, nyaman, dan siap melahirkan generasi berilmu. Day 1 ini membuktikan bahwa dengan doa, kebersamaan, dan kerja keras, insyaAllah pembangunan ini akan berjalan lancar dan membawa berkah,” ujarnya.
Kebersamaan yang terjalin hari ini juga menunjukkan betapa besar dukungan masyarakat terhadap keberadaan pesantren. Banyak warga yang menyebut pembangunan gedung baru ini bukan hanya untuk santri, melainkan juga untuk kemajuan pendidikan Islam di Sumenep. Dengan adanya gedung baru yang lebih representatif, diharapkan kualitas pembelajaran semakin meningkat, fasilitas lebih memadai, dan suasana belajar lebih kondusif.

Day 1 perombakan ini seakan menjadi bab pembuka dari perjalanan panjang pembangunan. Meskipun masih banyak tahapan yang harus dilalui, optimisme begitu terasa. Harapan besar tumbuh di hati semua yang hadir: bahwa kelak gedung baru MTs dan MA Mashlahatul Hidayah akan berdiri kokoh, bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol perjuangan, doa, dan pengorbanan bersama.
Dengan dimulainya perombakan pada hari pertama ini, Pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah mengukir jejak penting: menghadirkan sarana pendidikan yang bukan hanya megah secara fisik, tetapi juga sarat makna spiritual dan sosial. Pembangunan ini diharapkan menjadi warisan berharga, sekaligus tonggak lahirnya generasi baru yang siap meneruskan estafet perjuangan umat dan bangsa. [Lely]
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *